Selamat Datang di SOMEAH WEBSITE


Home

Mental Illness

Mental Illness memiliki makna yang sama dengan mental disorder, namun hanya memiliki istilah yang berbeda. Mental illness merupakan suatu istilah psikologis yang menunjukan penyakit mental, sedangkan mental disorders merupakan gangguan mental. Adapun Kriteria untuk definisi kasus penyakit mental dibagi ke dalam enam kelompok yaitu paparan pengobatan psikiatri, ketidaksesuaian sosial, ketidakbahagiaan subyektif, simtom psikologis objektif, diagnosis psikiatri, dan kegagalan adaptasi positif (Scott, 2017). Mental illness merupakan hal yang cukup membuat bingung dan takut bagi setiap orang, terutama bagi generasi Z. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukkan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun ke atas mencapai sekitar 6.1% dari jumlah penduduk Indonesia. Berdasarkan data tersebut, diketahui penderita gangguan jiwa berat yang cukup banyak di wilayah Indonesia dan sebagian besar tersebar di masyarakat dibandingkan yang menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga diperlukan peran serta masyarakat dalam penanggulangan gangguan jiwa. Upaya diluar perawatan rumah sakit itu bisa saja dilakukan seperti penyuluhan atau pemberian edukasi mengenai mental illness melalui media-media yang mudah dijangkau. Media-media yang dapat dijangkau terutama bagi generasi Z ini salah satunya yaitu media digital.

Dalam Pasal 8 ayat (7) Undang-Undang No.18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa menjelaskan bahwa upaya promotif di media massa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f dilaksanakan dalam bentuk: Penyebarluasan informasi bagi masyarakat mengenai Kesehatan Jiwa, pencegahan, dan Penanganan gangguan jiwa di masyarakat dan fasilitas pelayanan di bidang Kesehatan Jiwa; Pemahaman yang positif mengenai gangguan jiwa dan ODGJ dengan tidak membuat program pemberitaan, penyiaran, artikel, dan/atau materi yang mengarah pada stigmatisasi dan diskriminasi terhadap ODGJ; dan Pemberitaan, penyiaran, program, artikel, dan/atau materi yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan Kesehatan Jiwa.

Profil

SOMEAH (Solidaritas Mental Health) merupakan literasi digital melalui website yang dikolaborasikan dengan optimalisasi penggunaan instagram sehingga memudahkan pengaksesan pada siapapun, tidak terbatas ruang dan waktu. Optimalisasi penggunaan instagram sebagai sarana demonstrasi digital dalam meningkatkan civic disposition (karakteristik warga negara) sebagai pertolongan pertama mental illness yang nantinya akan bermuara kepada website berisi tes kesehatan mental lebih lanjut

Media Sosial

Instagram : someah_official

TikTok : someahofficial

Twitter : official_someah

Facebook : someah

Klik tanda + untuk melihat lebih jelas

Artikel

Someah (Solidaritas Mental Health)

A.Pendahuluan

A. PENDAHULUAN Kesehatan mental warga negara merupakan bagian integral dari aspek kesehatan dan kesejahteraan negara. Indonesia merupakan salah satu negara rentan dari masalah mental illness (gangguan kesehatan mental). Mental illness atau penyakit mental adalah kondisi kesehatan yang melibatkan perubahan emosi, suasana hati, pemikiran, perilaku atau kombinasi dari semuanya (APA, 2018). Penyakit mental bisa terjadi karena beberapa faktor seperti genetika, lingkungan dan sosial. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pengidap penyakit mental terus meningkat setiap tahunnya. Terutama di DKI Jakarta sebagai ibukota negara yang memiliki tuntutan hidup lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya, padatnya kota dan pekerjaan mempengaruhi level stres yang cenderung lebih tinggi. Diperkirakan setiap tahunnya presentasi mengalami kenaikan sebesar 0,8%. Prevalensi depresi tahun 2018 terdata hanya 9% penderita depresi yang menjalani pengobatan medis, dan 91% penderita depresi tidak menjalani pengobatan medis (M Phangadi, 2019). Mutu kesehatan warga negara sejatinya memiliki tiga aspek, yakni organ biologis (fisik/jasmani), Psikoedukatif (mental-emosional/jiwa) dan sosio kultural (sosial budaya/lingkungan). Kesehatan mental warga negara berkaitan erat dengan perkembangan karakteristik warga negara (civic disposition). Peningkatan civic disposition mampu menjadi pertolongan pertama terhadap gejala kesehatan mental. Nilai-nilai kemanusiaan yang dibentuk sebagai karakteristik warga negara yang pancasilais merupakan sebuah pendekatan humanistik meliputi pikiran, perasaan, serta nilai-nilai dalam kehidupan. Berdasarkan data World Federation of Mental Health (WFMH) setiap 40 detik seseorang di suatu tempat ada satu dari empat orang yang mengalami masalah kesehatan jiwa dan meninggal akibat bunuh diri (Kemenkes RI, 2019). Namun mereka hanya menerima sedikit perhatian dari orang sekitar atau bahkan tidak mendapatkan dukungan sama sekali. Kesehatan mental warga negara merupakan bagian integral dari aspek kesehatan dan kesejahteraan negara. Untuk artikel yang lebih lengkap bisa dilihat disini : Link Download



Dampak Kesehatan Mental Terhadap Degradasi Moral Generasi Z

Generasi Z merupakan orang yang berusia 9 tahun sampai dengan 24 tahun. Pada usia ini telah terbentuk kepribadian seseorang melalui interaksi sosial sehingga seseorang memiliki pola pikir yang lebih luas. Keselarasan yang didapatkan individu dengan lingkungannya akan mempengaruhi mentalnya. Banyak sekali permasalahan menyangkut moral generasi Z sampai menyebabkan degradasi moral karena faktor tersebut. Maka dari itu, dalam artikel ini saya berpendapat bahwa degradasi moral generasi Z merupakan dampak dari kondisi kesehatan mental yang kurang atau tidak baik. Tujuan dibuatnya tulisan ini adalah memberikan literasi tentang pentingnya memberikan dukungan untuk generasi Z untuk mencegah terjadi gangguan kesehatan mental. Tulisan ini sangat penting untuk menekan angka degradasi moral pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka, yang mana pemecahan masalah diselesaikan dengan sumber keilmuan yang relevan. Temuan pada penelitian ini antaralain: gangguan kesehatan mental pada generasi Z disebabkan oleh rasa tidak percaya diri, generasi Z merasa tidak diterima dalam lingkungannya dan berusaha mencari perhatian orang lebih, degradasi moral yang terjadi merupakan cara seseorang agar diterima di lingkungannya. Degradasi moral pada generasi Z terjadi karena tidak sejahtera secara psikis sehingga tidak terlihat secara fisik. Untuk artikel yang lebih lengkap bisa dilihat disini : Link Download

Teman Curhat

Halo sahabat SOMEAH jangan takut untuk bercerita ya! Kami melindungi data pribadi dan privasi sahabat

Location:

Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154